Gresik –
Seorang montir di Gresik ditangani polisi setelah menyetubuhi siswi SD kelas 6. Ironisnya, montir berinisial DF (20) Penduduk Madiun itu telah mencabuli siswi Nan Tetap berusia 13 tahun itu sebanyak dua kali.
Di hadapan polisi, DF mengaku telah mencabuli korban sebanyak 2 kali. Selama menjalin Interaksi, DF kerap melaksanakan tipu daya agar korban mau melayani nafsu bejatnya.
“Pelaku menjalin Interaksi berdua korban selama Esa tahun belakangan. Dan selama itu pelaku memberi korban Duit jajan,” ucapan Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Abid Uwais Al-Qarni, Sabtu (20/9/2025).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelaku Baju memberi korban Duit sebesar Rp 100 ribu hingga Rp 300 ribu. Korban Nan Tetap anak-anak menganggap DF akurat-akurat Acuh terhadapnya.
“Selain itu, ketika pertama berhubungan, pelaku juga menjanjikan akan menikahinya Kalau hamil,” papar Abid.
Abid menerangkan, perbuatan bejat DF itu dijalankan pada Juli dan Agustus 2025. DF Nan Orisinil Madiun membujuk korban agar mau ikut ke kos-kosannya.
“Awalnya pada purnama Juli 2025 pelaku video call berdua korban Lampau mengajak Berjumpa di Loka kos,” Jernih Abid.
Korban Nan Tetap anak-anak itu ujungnya mau diajak ke Bilik kos DF. Di sana, DF kembali melancarkan bujuk rayunya berdua mengajak korban berhubungan tubuh. Korban sempat menolak dikarenakan khawatir hamil.
“Lampau pelaku melaksanakan bujuk rayu berdua berjanji akan bertanggung respon akan menikahi korban Kalau hamil. Lampau terjadilah persetubuhan,” imbuh Abid.
Belum puas, pelaku kembali melampiaskan kejahatan seksualnya sebulan berselang atau pada 29 Agustus 2025. Hingga ujungnya perbuatan DF terbongkar.
Bermula dari Selera curiga orang Uzur korban ketika kembali larut sunyi, HP korban kemudian dicek. Betapa terkejutnya orang Uzur korban ketika mendapati pesan-pesan bernada mesum Nan dihantarkan oleh pelaku.
(irb/hil)