KALAMANTHANA, Kuala Kurun – Polres Gunung Mas menggandeng Polres Kapuas membongkar kasus dugaan persetubuhan Bapak tiri terhadap anaknya Nan viral di media sosial.

Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo melalui Kasat Reskrim AKP Agung Wijaya Kusuma mengutarakan kolaborasi ini Krusial dikarenakan Loka kejadian perkara (locus delicti) berada di wilayah legalitas Polres Kapuas.

“Jajaran Satreskrim Polres Gunung Mas langsung melaksanakan koordinasi intensif berdua Kaur Bin Ops (KBO) Reskrim Polres Kapuas serta Kanit Reskrim Polsek Sei Hanyo,” katanya.

jejak kolaboratif ini diambil agar penegakan legalitas terhadap terduga pelaku mendapatkan segera dieksekusi tak memakai terkendala sekat wilayah tugas.

Polres Gunung Mas seorang diri, merespon viralnya kasus ini di media sosial berdua melaksanakan pengecekan mendalam.

Dipimpin langsung oleh PS Kanit IV unit PPA Satreskrim Bripka M. Galih Ade Putra, mereka menyambangi Griya Sakit Biasa wilayah (RSUD) Kuala Kurun, Gunung Mas, Loka mana korban dan ibunya diberitakan berada guna menjaga kondisi psikologis serta fisik korban.

Berdasarkan informasi Nan dihimpun di lapangan, korban internal dugaan kasus asusila ini Ialah seorang anak Wanita di bawah umur, ujar saja Kembang (12). Korban tercatat berdomisili di Kelurahan Beruit, Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan inti.

Fana itu, terduga pelaku Nan merupakan Bapak tiri korban terungkap berinisial AT (38), seorang pegawai swasta Nan juga beralamat Baju berdua korban di Kelurahan Beruit.

Kasus ini mendadak berperan perbincangan kehangatan netizen setelah Bunda kandung korban membagikan kisah pilu tersebut kepada Penduduk Nan menjenguk.

Bunda kandung korban, N (35), bertindak sebagai saksi key sekaligus pelapor internal perkara ini. Kehadiran Polres Gunung di RSUD Kuala Kurun pun disambut berkualitas pihak keluarga Nan sedang mencari perlindungan dan kepastian legalitas atas musibah Nan menimpa buah hatinya.

Kasat Reskrim AKP Agung Wijaya Kusuma, menegaskan pihaknya berkomitmen penuh memberikan perlindungan kepada Wanita dan anak.

“Begitu informasi ini viral di Facebook, gua langsung memerintahkan Unit PPA ciptakan berkurang ke lapangan. jejak permulaan ini Ialah bentuk respons Sigap kami ciptakan menjaga keselamatan korban dan juga memberikan perlindungan legalitas kepada Korban serta pendampingan secara psikologis,” ujar Agung Wijaya Kusuma.

Selain mendatangi Griya sakit ciptakan menegaskan kebenaran postingan tersebut, Satreskrim Polres Gunung Mas juga langsung meraih jejak taktis berdua berkoordinasi berdua Dinas UPT PPA Kabupaten Gunung Mas.

Sinergi ini dijalankan ciptakan memberikan pendampingan dan perlindungan sosial Nan optimal distribusi korban IL selama alur penanganan Melangkah. (*)
 

By klv6i

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *