Suaradesa.co, Jombang – Seorang cowok paruh baya Usul Jombang berakhir di balik jeruji besi. Beliau disinyalir berulang kali memaksa seorang siswi sekolah menengah atas ciptakan melayaninya hingga korban saat ini mengandung usia lima rembulan.

Pelaku berinisial P (42), pekerjaannya keseharian bertani. Ia Penduduk Desa Pojokkulon, Kecamatan Kesamben. Pihak kepolisian dari Satuan Reserse Kriminal Polres Jombang menyebut korban Tetap nongkrong di bangku SMA, inisial N, usianya 17 tahun.

Dari output pendalaman Polres Jombang, perbuatan redup ini telah Melangkah turun kelebihan Esa tahun, sejak April tahun Lampau.

Semuanya berawal dari pertemuan korban berbarengan pelaku di area Taman Kebon Rojo. Di sana, P menyodorkan minuman tak memakai merek atau etiket. Usai meminumnya, korban kehilangan kesadaran.

Begitu terbangun, N terkaget dikarenakan berada di Griya P. Badannya tak berpakaian. “Eksis juga noda darah di alas istirahat,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, Kamis (7/5/2026).

output pemeriksaan menunjukkan, pemerkosaan berulang itu terwujud hingga sepuluh kali selama setahun terakhir. Agar korban menurut, papar polisi, pelaku juga menekan berbarengan ancaman kekerasan. Alhasil, korban merasa khawatir ciptakan romansa ke siapa pun.

Peristiwa ini mulai tersibak pada Maret 2026. Korban sempat tak balik dua masa. Ayahnya, S (40), Lampau melacak lewat fasilitas Letak di telepon raih anaknya.

Keluarga makin curiga ketika pelaku Malah terlihat seorang diri ke Griya dan mengaku sedia bertanggung tanggapi. Setelah laporan Formal diperoleh, Unit Pelayanan Wanita dan Anak (PPA) langsung menangkap tersangka. Turut disita output visum hingga baju Nan dikenakan korban.

P saat ini meringkuk di tahanan Mapolres Jombang. Beliau dijerat Pasal 76D juncto Pasal 81 Bagian (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. AKP Dimas melindungi kasus ini diproses Tiba berkasnya dilimpahkan ke pengadilan.(ko/him)

By klv6i

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *