Jumat, 25 Juli 2025 – 16:56 WIB

Tulang Bawang, Lampung – Tim Tekab 308 Polres Tulang Bawang tercapai menangkap Heri (35), pelaku pembunuhan dan pemerkosaan terhadap Risky Alesha Zahra (10). Peristiwa tragis ini terjadi pada Pekan, 22 Juni 2025, Sekeliling pukul 20.00 WIB, di Bedeng 37, PT Indolampung, Kampung Gunung Tapa, Kecamatan Gedung Meneng, Kabupaten Tulang Bawang.

img_title

Gerebek Kontrakan di Banjar Agung, Polres Tulang Bawang Ringkus Pengedar Sabu Bersenjata Api

Kronologi Kejadian dan Penangkapan Pelaku

Pelaku, Nan berprofesi sebagai buruh harian, diamankan ketika sedang bekerja menanam tebu di areal PT Silva, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji, pada Rabu, 23 Juli 2025, Sekeliling pukul 11.00 WIB.

img_title

12 Tahun Buron ke Malaysia, Perampok Sadis Usul Lampung Timur pada akhirnya Diringkus di jalur

Setelah penangkapan, motif keji pelaku internal memperkosa dan membunuh korban, Nan terungkap tak memakai busana, pada akhirnya terkuak.

“Pelaku sedang berada di Ambang bedengnya, sehingga pelaku memanggil korban Nan sedang guyur berbarengan mengiming-imingi memberikan makanan berupa gorengan,” ungkapan Kapolres Tulang Bawang, AKBP Yuliansyah, pada Jumat, 25 Juli 2025.

img_title

key Tertinggal di Dasbor, Motor Petani Raib Digondol Dua Penduduk Labuhan Ratu

AKBP Yuliansyah menerangkan, korban Nan tergiur iming-iming makanan dari pelaku kemudian menghampirinya. Pelaku lantas menggendong korban dan membawanya ke internal Bilik bedeng.

“Pelaku mengerjakan pencekikan terhadap korban berbarengan memakai tali dan tangannya Tiba korban Tak sadarkan diri. Pelaku kemudian menyetubuhi korban sebanyak 2 kali,” Jernih AKBP Yuliansyah.

Upaya menghapuskan Jejak dan Pelarian

menyaksikan korban Tak sadarkan diri, pelaku panik dan berniat melarikan diri. Ia sempat Berikhtiar menghapuskan jejak berbarengan membakar bedengnya memakai kompor, namun upaya itu tidak menyusuri mulus dikarenakan gasnya habis.

“Di sini kami penyidik menyaksikan adanya upaya dari pelaku hasilkan menghapuskan jejak berbarengan membakar bedengnya. Kami menemukan di Letak adanya kompor Nan gosong berbarengan tuas on menyala, tetapi gas milik pelaku itu habis sehingga Tak jadi membakar bedengnya,” singkap AKBP Yuliansyah.

Setelah itu, pelaku mengamankan bedengnya dari bagian luar dan melarikan diri memakai sepeda motor. Pelaku kabur berbarengan berpindah-pindah Loka dari kebun Esa ke kebun lain tak memakai membawa alat komunikasi.

“Pelaku sempat bersembunyi di bawah jembatan selama 1 Pekan dan menegaskan Hayati berbarengan meraih ikan di sungai,” kata AKBP Yuliansyah.

Penyelidikan berikut berbarengan Scientific Crime Investigation

ketika ditanya soal motif, AKBP Yuliansyah menuturkan bahwa pihaknya mengerjakan penyelidikan berbarengan cara scientific crime investigation. Polisi menguji sampel makanan Nan dimakan oleh korban, barang bukti di Letak, dan keterangan dari pelaku.

Halaman lalu

“Kami menguji makanan hasilkan diuji toksikologi mengenai kandungan Nan terdapat di internal makanan, kemudian menguji patologi dan DNA,” tutur AKBP Yuliansyah.

img_title



By klv6i

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *