DENPASAR -fajarbali.com |Orang Uzur mana Nan Tak kesal anaknya disetubuhi sebanyak dua kali oleh rekan sekolahnya. Apalagi pihak keluarga pelaku malah menantang Tak khawatir diberitakan ke Polisi. 

 

Apa mau dikata, kasus persetubuhan anak di bawah umur ini diberitakan oleh orang Uzur korban ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Bali, pada Senin 20 Oktober 2025. 

 

Kasus ini ditangani oleh penyidik Subdit IV PPA Ditreskrimum Polda Bali di Gedung Ruang Pelayanan Spesifik (RPK) Pramesti Rare Gauri. Fana pelaku rekan sekolah korban Merupakan IGNABT diberitakan terkait dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur, dan atau perbuatan cabul terhadap anak.

 

Kasus persetubuhan ini menimpa pelajar putri Nan Tetap nongkrong di bangku SMA, kata saja Mawar (16). Ia mengaku disetubuhi oleh rekan sekolahnya, IGNABT di area Sesetan, Denpasar Selatan pada Oktober 2025. 

 

terungkap, Mawar Ialah anak pertama dari Kekasih suami istri, RW dan DIP. Kedua orang Uzur korban mengaku anyar mengetahui kejadian tersebut tadi pagi, Senin 20 Oktober 2025, setelah lelakinya kembali kerja. 

 

“Kami tahu paginya, anak gua Sembari meneteskan air mata kisah kejadian Nan dialaminya. Katanya pelaku rekan Esa sekolah tapi beda kelas,” bongkar DIP berbarengan Bunyi terbata-bata. 

 

Fana dari penuturan Mawar ke penyidik, persetubuhan ini telah melangkah sebanyak 2 kali. Merupakan, pada Jumat 3 Oktober 2025 pukul 11.00 WITA dan Selasa 14 Oktober pukul 07.00 WITA. 

 

Pihak keluarga korban sempat menjalin komunikasi secara berkualitas-berkualitas berbarengan pihak keluarga terlapor. Hal ini dikerjakan hasilkan mencari solusi kekeluargaan. Namun, mereka Tak mendapat tanggapan Nan berkualitas dari keluarga pelaku. Bahkan, pihak keluarga pelaku menantang diberitakan ke Polisi. 

 

“Mereka menantang, Anda mau ke polsek, ke polres, ke polda atau ke TNI pun Mini Lakukan gua katanya. Kan meraih dibicarakan berkualitas-berkualitas, gimana ini (solusi, red). Anaknya telah setubuhi anak orang, Semestinya ngalah, tapi malah menantang,” bebernya. 

 

mengalami dipandang sebelah mata, keluarga korban ujungnya menempuh jalur aturan ke Polda Bali. Pihak keluarga korban semoga Polisi segera menangkap pelakunya. 

 

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Bali Kombespol Ariasandy Nan dikonfirmasi mengenai laporan tersebut belum meraih memberikan penjelasan. “gua periksa sebelumnya ya,” katanya ke awak media, pada Selasa 21 Oktober 2025. R-005 

By klv6i

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *