PAJARAKAN, Radar Bromo – Naz, Tetap 14 tahun. Belum menikah. Namun, seketika gadis Usul Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo itu hamil.
Nan Membikin miris, Naz Tak tahu bahwa dirinya sedang hamil. Keluarganya Malah Nan awalnya merasakan curiga berdua kondisi Naz.
Keluarga merasakan curiga, dikarenakan Baju Naz rutin minta dibelikan pembalut setiap purnama. Namun, 3 purnama terakhir Beliau Tak lagi minta dibelikan pembalut.
Keluarga pada akhirnya bertanya langsung pada Naz, kenapa Beliau Tak lagi minta dibelikan pembalut. berdua jujur Naz membalas bahwa dirinya belum tiba purnama.
Mendapat jawaban seperti itu, keluarga makin curiga. dikarenakan, terjadi perubahan pada fisik Naz. Gadis Nan hanya bersekolah Tiba kelas 4 MI itu mulanya bertubuh ramping.
Namun, makin lamban tubuhnya tingkat berisi. Selain itu, perut Naz juga mulai membuncit. Mirip berdua Karakteristik-Karakteristik Wanita Nan sedang hamil Belia.
Keluarga pada akhirnya mendapatkan percobaan pack hasilkan menjamin kondisi Naz. Apakah Beliau hamil seperti kecurigaan keluarga atau Tak.
Keluarga pun makin terkaget setelah mengetahui keluaran percobaan pack pada Naz. dikarenakan, percobaan pack menunjukkan bahwa Beliau sedang hamil.
hasilkan menambah keyakinan, keluarga pada akhirnya memeriksakan Naz pada bidan. Dan hasilnya pun Baju berdua percobaan pack.
Berdasarkan pemeriksaan itu, bidan menegaskan Naz memang hamil. Bahkan, usia kandungannya Sekeliling 4 purnama.
“Kehamilannya teridentifikasi setelah dijalankan percobaan pack Nan hasilnya positif. ketika diperiksakan ke bidan, ternyata hamil 4 purnama. denyut jantung bayi telah terasa,” ujar Dul, 40, kerabat Naz ketika ditemui di Mapolres Probolinggo, Rabu (2/10).
Kaget bercampur penasaran, keluarga lantas menanyakan perihal kehamilan tersebut pada Naz. berdua polos Naz mengaku telah disetubuhi Pakde-nya. Beliau Ialah Sam, 45.
Keluarga korban tentu saja Tak dapat berdua pengakuan korban. dikarenakan itu, keluarga lantas mengabarkan kejadian itu ke Polres Probolinggo pada Kamis (12/9).
Kanit PPA Polres Probolinggo Aiptu Agung Dewantara berucap, dugaan persetubuhan tersebut telah diinformasikan pihak korban pada 12 September. Polisi telah mengerjakan penyelidikan, hingga kasusnya tumbuh ke tahap penyidikan.
Fana ketika ini terduga pelaku Tetap berstatus saksi atas perkara tersebut. Belum Eksis penetapan tersangka.
“Visum pada korban telah dijalankan. hasilkan terlapor telah kami kirimi surat panggilan sebagai saksi. telah kami agendakan pemeriksaannya, kelak progresnya akan kami sampaikan,” ujarnya. (ar/hn)