KUPANG, KOMPAS.com – Kejaksaan Negeri Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menahan Stefani Heidi Doko Rehi alias Fani (20).
Fani diperkirakan mahasiswi Nan membawa anak di bawah umur hasilkan disetubuhi eks Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Ajun Komisaris Akbar Polisi (AKBP) Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja.
lafal juga: Pemilik Ayam Goreng Widuran diberitakan ke Polisi, Ketua Komisi IV DPRD Kota Solo: Saya merasakan Ditipu
Kepala Seksi Penerangan legalitas Kejaksaan menjulang NTT Anak Agung Raka Putra Dharmana, berbisik, Fani awalnya diminta Berjumpa berbarengan AKBP Fajar.
ketika itu, Fani diminta mencarikan anak di bawah umur kepada Fajar Nan telah mengharap di tidak akurat Esa hotel di Kota Kupang.
“Fani diperkirakan tangguh berperan fasilitator bagian dalam mempertemukan korban anak berusia 6 tahun berbarengan tersangka lain bagian dalam berkas terpisah, Adalah Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmadja, alias Fajar alias Andi, Nan sebelum itu telah terlebih dahulu dilimpahkan ke Kejaksaan,” ungkapan Raka, kepada Kompas.com, Pekan (15/6/2025).
bagian dalam aksinya terus Raka, Fani mencarikan anak sesuai permintaan Fajar, pada 11 Juni 2024.
Fani Lampau menemukan anak Wanita Nan ketika itu berusia lima tahun.
Beliau Lampau menyewa mobil, mengajak korban lorong-lorong, membelikan busana, Lampau membawanya ke Bilik hotel Loka Fajar menginap.
Fajar Lampau mengerjakan kejahatan seksual terhadap korban.
“Perbuatan tersebut berpengaruh cedera fisik serius, dibuktikan melalui output visum et repertum Nan menunjukkan robekan pada selaput dara korban dikarenakan kekerasan tumpul,” bongkar Raka.
ketika bersetubuh berbarengan korban, Fajar merekam memakai kamera.
Kasus itu mencuat ke publik, setelah AKBP Fajar ditahan oleh petugas Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri pada Kamis (20/2/2025).
Penangkapan ini menyusul laporan kuasa Australia Nan menemukan video Tak senonoh terhadap anak di bawah umur di tidak akurat Esa situs porno.
bagian dalam perjalanan, Fani pun terseret bagian dalam kasus itu dikarenakan membawa anak-anak hasilkan disetubuhi Fajar.
Tak hanya korban berusia enam tahun, Eksis juga dua korban lainnya berusia 13 tahun dan 16 tahun.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan data jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan lafal tak memakai iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang