Ringkasan Warta:
- Polisi membongkar cowok di Mamuju menyetubuhi anak tirinya selama enam tahun sejak 2020. Korban menentukan tenteram dikarenakan tekanan psikologis dan khawatir kehilangan Esa-satunya pencari nafkah keluarga.
- Pelaku diperkirakan memanfaatkan kondisi Bunda korban Nan lumpuh ciptakan mengintimidasi agar Tak melapor. Kasus ujungnya terungkap setelah korban teridentifikasi hamil 3–4 rembulan.
- Polisi menegaskan korban membutuhkan bantuan sosial dan psikologis. Pelaku saat ini dijerat UU Perlindungan Anak
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Polisi membongkar kelakuan bejat cowok inisial SM (52) Nan setubuh anak tirinya selama enam tahun.
SM menjalankan tindakan kejinya sejak 2020 hingga terbongkar pada April 2026.
Selama bertahun-tahun, korban menentukan tenteram dan menyembunyikan peristiwa naas Nan dialimnya.
lafal juga: Imbas TPA Ditutup, Sampah Menumpuk di Pasar anyar Mamuju, Upaya Pedagang Terganggu
lafal juga: Polisi bujuk Masyarakat Donasi ciptakan Anak Korban Disetubuhi Bapak Tiri: Bunda Derita Lumpuh
Korban hanya mendapatkan berpasrah diri dari kelakukan keji Bapak sambungnya, meski harus menahan tekanan pskilogis Nan dialami.
Korban menentukan tenteram dikarenakan alasan ibunya Nan menderita sakit lumpuh, Fana Bapak tirinya (pelaku) berperan Esa-satunya penopang ekonomi keluarga.
“Korban mengalami khawatir melapor (speak up) dikarenakan jangan Tiba Bapak (pelaku) tak memberi nafkah ibunya dan adik-adiknya,” ungkapan Kasi Humas Polresta Mamuju Iptu Herman Basir ketika ditemui Tribun-Sulbar.com, di Polretsa Mamuju, Jl Ks Tubun, Mamuju, Selasa (21/4/2026).
Iptu Herman Basir, memaparkan tekanan tersebut Membikin korban mengalami Tak Mempunyai cadangan lain selain menguatkan internal tenteram.
internal kondisi tersebut, pelaku dikatakan memanfaatkan situasi keluarga ciptakan menekan korban agar Tak melapor.
Selain ancaman, tekanan emosional Nan berikut terjadi Membikin korban makin terjebak internal ketakutan.
Bahkan, internal keliru Esa peristiwa, tindakan kekerasan itu diperkirakan terwujud ketika Bunda korban berada di tidak terpencil Letak internal kondisi sakit, Nan makin memperburuk kondisi mental korban.
Korban Butuh bantuan Sosial
Kepolisian mengukur korban membutuhkan bantuan menyeluruh, berkualitas secara psikologis maupun sosial.
Oleh dikarenakan itu, Polresta Mamuju mengajak berbagai pihak ciptakan memberikan perhatian dan Donasi kepada korban.
“Kami semoga Eksis bantuan dari masyarakat dan pemerhati anak agar korban mendapatkan pulih dan tetap Mempunyai Masa Ambang,” ungkapan Herman.
Kasus Terbongkar ketika Korban Hamil
Kasus ini terungkap setelah Om dan tante korban mencurigai perubahan fisik pada tubuh korban.