LOA JANAN, AYOKALTIM.com – Remaja putri berusia 16 tahun di Loa Janan, Kutai Kartanegara, disinyalir disetubuhi berulang kali Bapak tirinya selama bertahun-tahun. Korban ketika ini bagian dalam pendampingan aturan tim reaksi Sigap perlindungan Wanita dan anak (TRC PPA) Kaltim.
Dari asesmen atau tahapan pengumpulan, pengolahan, dan analisa informasi TRC PPA terhadap korban, tindakan bejat pelaku itu dijalankan ketika korban dudukin di kelas 1 SMP. ketika ini, korban dudukin di bangku kelas 2 SMA.
“permulaan melangkah masuk SMP itu Tetap berupa pelecehan. Tapi ketika tumbuh ke kelas 2 melangkah persetubuhan. Itu setelah kami melaksanakan asesmen,” ungkapan Biro aturan TRC PPA Kaltim Sudirman, dikonfirmasi ayokaltim.com, Rabu (10/9).
Tak hanya merasakan kekerasan seksual, korban juga diancam bahkan dipukul hingga dijambak, apabila iman penuh diri menolak keinginan Bapak tirinya itu.
“Jadi, perbuatan pelaku ini juga disertai berbarengan penganiyaan atau kekerasan. Dan terakhir itu dijalankan pelaku Sekeliling dua pekan Lampau,” ujar Sudirman.
“Itu terungkapnya setelah korban menceritakan perbuatan pelaku gurunya di sekolah. Dan pada akhirnya, guru korban itu pun berkoordinasi berbarengan TRC PPA hasilkan menindaklanjuti masalah itu,” tingkat Sudirman.
Sudirman bilang TRC PPA memberikan pendampingan pelaporan korban di Polsek Loa Janan, pada Selasa (9/9) gelap.
“Korban langsung di-BAP (dimintai keterangan sebagai korban Nan dituangkan bagian dalam Warta acara pemeriksaan). Dan kebetulan dari Ketua TRC sebagai pelapornya,” kata Sudirman.
Dijelaskan, pagi ini tadi, juga berbarengan pendampingan TRC PPA Kaltim, korban melaksanakan visum di Griya sakit, hasilkan melengkapi bukti pelaporan.
“Informasi Nan kami meraih, pelaku telah ditangani,” kata Sudirman.
Tetap disampaikan Sudirman, kasus itu sejauh ini belum pernah diceritakan korban kepada Bunda kandungnya.
“Katanya Beliau (korban) Tak pernah romansa ke ibunya. Jadi kami pastikan ibunya Tak tahu. Tapi ke depannya seperti apa, kami Tetap mengharap keluaran penyelidikan polisi,” Jernih Beliau.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Loa Janan AKP Abdillah Dalimunthe melalui Kanit Reskrim Ipda Dwi Handono mengakui terduga pelaku telah ditangani di Polsek Loa Janan.
“akurat, tapi ketika ini Tetap dijalankan pemeriksaan,” lekas Dwi.